Dalam Tes Potensial Akademik (TPA) yang diujikan di STAN, materi analisis wacana merupakan salah satu bagian yang cukup menyita waktu. Hal ini dikarenakan analisis wacana memerlukan pemahaman pada soal untuk mendapatkan jawaban yang benar. Untuk itu, kita perlu banyak latihan agar bisa cepat memahami soal ini. Mari kita simak analisis wacana yang terdiri dari 2 bagian berikut:

Penalaran Wacana Verbal

Penalaran wacana verbal merupakan suatu persoalan dari suatu bacaan dimana kita harus mencari informasi didalamnya seperti ide pokok, judul, intisari, verbal, kosa kata, jenis bacaan dan lain sebagainya.

Perhatikan contoh soal berikut:
Tekstil dan produk tekstil (TPT) adalah salah satu dari tiga komoditi penopang produk domestic bruto (PDB). Tapi pertumbuhannya di pasar domestic malah mengenaskan. Meski kinerja TPT di pasar ekspor terjadi peningkatan namun terjadi sebaliknya di pasar domestic. Pada pasar domestic, kontribusi industri PTP akan stagnan bahkan diprediksi tergerus. Penyebabnya adalah maraknya produk tekstil khususnya garmen selundupan asal China, Vietnam, Bangladesh hingga produk asal Eropa.
Tekstil dan garmen selundupan menguasai sejumlah pusat peradangan grosir, terutama di Jakarta, diantaranya di Tanah Abang dan Mangga Dua. Tekstil dan garmen impor yang masuk secara ilegal terus membanjiri pasar di dalam negeri yang berlangsung sejak dua sampai tiga tahun terakhir. Pusat perdagangan tekstil di Tana Abang, Jakarta Pusat misalnya, saat ini memperdagangkan sekitar 75%-80% tekstil impor dan 20%-30% garmen yang ditenggarai masuk secara ilegal. Demikian pula dengan pusat perdagangan Mangga Dua (Jakarta Utara).
Produk selundupan ini jelas saja murah. Karna tidak dikenai bea masuk, pajak penghasilan dan pajak pertambahan nilai. Akibatnya produk tekstil dan garmen yang diproduksi di dalam negeri sulit bersaing.

  1. Judul yang sesuai untuk bacaan diatas adalah …
    a. Pertumbuhan tekstil dan produk tekstil Indonesia
    b. Tekstil dan garmen selundupan menguasai Indonesia
    c. Tekstil Indonesia tidak kalah dengan tekstil impor
    d. Penanganan tekstil dan garmen selundupan di Indonesia
    e. Dampak tekstil dan garmen selundupan terhadap produk domestik bruto Indonesia
  2. Yang termasuk produk garmen adalah …
    a. Kain
    b. Benang
    c. Jaket
    d. Manekin
    e. Mesin jahit
  3. Pernyataan berikut yang tidak sesuai dengan bacaan diatas adalah …
    a. Pusat perdagangan grosir di luar Jakarta dibanjiri tekstil dan garmen selundupan
    b. Tekstil impor membanjiri pusat perdagangan tekstil di Tanah Abang
    c. Tekstil dan garmen merupakan komoditi terbesar penopang produk domestic bruto
    d. Pertumbuhan tekstil dan produk tekstil mengalami penurunan
    e. produk tekstil selundupan terbilang murah

Analogi Posisi

Analogi posisi merupakan tipe soal yang menjabarkan syarat-syarat tertentu dan kita perlu untuk menentukan jawabannya seperti mengurutkan urutan pelaku, jenis penyusunan suatu kasus, dan lainnya. Kita perlu membuat gambaran dari soal-soal ini untuk memudahkan dalam mencari jawabannya.

Terdapat beberapa jenis penalaran analitis:

  1. Analitis Posisi
    Yaitu menentukan suatu posisi dari suatu kumpulan orang di tempat tertentu dengan persyaratan tertentu.
  2. Analitis Urutan
    Yaitu analisis posisi dengan syarat baku berupa urutan obyeknya.
  3. Analitis Acak
    Yaitu penentuan kesimpulan atau posisi selain kedua analitis diatas

Perhatikan contoh soal berikut:
Dalam Ujian Akhir Nasional yang lalu, Kadir mendapat nilai yang lebih tinggi daripada Wawan. Herman mendapat nilai yang lebih rendah daripada Iman. Wawan dan Akbar mendapatkan nilai yang sama. Akbar mendapatkan nilai yang lebih tinggi daripada Herman. berdasarkan data di atas manakah dari yang berikut ini yang benar?
a. Wawan mendapatkan nilai lebih rendah daripada Herman.
b. Kadir mendapatkan nilai lebih tinggi daripada Herman.
c. Wawan mendapatkan nilai lebih rendah daripada Iman
d. Iman mendapatkan nilai lebih rendah daripada Kadir.
e. Kadir mendapatkan nilai tertinggi.

Latihan Soal Analisis Wacana

1-4 berdasarkan ilustrasi berikut:
Enam orang J, K, L, M, N, dan O, duduk di satu deretan kursi paling depan ketika menyaksikan sebuah konser di gedung kesenian. Semua kursi menghadap ke panggung dan diberi nomor secara berurutan, menghadap panggung dari kiri ke kanan, nomor 1 hingga nomor 6. Setiap orang duduk di satu kursi.
– J tidak duduk di kursi no. 1 atau no. 6
– L duduk di kursi ganjil
– K tidak duduk persis di sebelah kanan N
– M tidak duduk di kursi no.1 atau 6

  1. Susunan duduk (dari kursi nomor 1 ke nomor 6) manakah yang dapat diterima atau memenuhi kondisi tersebut?
    a. L, M, K, O, N, J
    b. L, J, M, O, N, K
    c. K, J, L, O, M, N
    d. M, K, O, N, J, L
    e. N, K, L, O, J, M
  2. Susunan duduk (dari kursi nomor 1 ke nomor 6) manakah yang tidak dapat diterima atau tidak memenuhi kondisi tersebut?
    a. K, J, O M, L, N
    b. K, O, N, J, M, L
    c. L, M, N, J, K, O
    d. K, J, M, N, L, O
    e. O, J, K, M, L, N
  3. Jika J duduk di kursi no. 3 dan K di kursi no. 5, manakah dari pilihan berikut ini yang benar?
    a. M duduk di kursi no. 3
    b. N duduk di kursi no. 4
    c. M duduk di kursi no. 4
    d. L duduk di kursi no. 6
    e. N duduk di kursi no. 2
  4. Jika M duduk di kursi no. 3 dan O di kursi no. 1, manakah dari pilihan berikut ini yang pasti benar?
    a. J duduk di kursi no. 2
    b. K duduk di kursi no. 6
    c. L duduk di kursi no. 5
    d. N duduk di kursi no 2
    e. Jawaban A dan B benar

    5-7 berdasarkan bacaan berikut!
    Di tempat parkir sebuah rumah ada 6 buah garasi untuk 6 penghuninya. Karena bentuk dan kualitasnya berbeda, 6 penghuni tersebut diberi hak parkir pada tempat-tempat tertentu sebagai berikut:
    – F tidak boleh parkir di nomor 4 dan 6
    – G hanya boleh parkir di 5 dan 6
    – H hanya boleh parkir di 1 dan 3
    – I hanya boleh parkir di 2 dan 4
    – J hanya boleh di parkir di 1, 3, dan 5
    – K tidak boleh parkir di 3 dan 6
  5. Saat I pulang kelima, penghuni lain telah memarkir mobilnya. Jika K parkir di nomor 1, I pasti parkir di …
    a. 2
    b. 3
    c. 4
    d. 5
    e. 6
  6. Misal K pulang terakhir danyang lain telah memarkir mobilnya. Jika I parkir di nomor 2, K pasti parkir di nomor …
    a. 1
    b. 2
    c. 3
    d. 4
    e. 5
  7. Misal K pulang dulu dan parkir di nomor 2, kemudian di susul oleh F, H, I, dan J serta terakhir G, dapat dipastikan G akan parkir di nomor …
    a. 2
    b. 3
    c. 4
    d. 5
    e. 6

    8-11 berdasarkan bacaan berikut!
    SMA Carang Gesing akan membentuk tim ekspedisi untuk pendakian Gunung Karang. Setiap tim terdiri dari 4 oeang yang harus dapat bekerja sama. Ada 7 calon yang lulus persyaratan fisik dan kemampuan. Astri, Bona, dan Citra dari kelas IPS dan Dona, Eks, Fithra dan Gama dari kelas IPA. Tiap tim harus beranggotakan 2 orang dari tiap kelas. Sebagai catatan, Bona dan Dona tidak dapat bekerja sama, begitu juga Citra dan Fithra serta Dona dan Eka juga tidak dapat bekerja sama karena pernah berkelahi.
  8. Jika Eka diterima dan Bona ditolak, anggota tim tersebut adalah …
    a. Dona, Eka, Astri, dan Citra
    b. Eka, Fithra, Gama, dan Citra
    c. Eka, Fithra, Gama, dan Asri
    d. Eka, Gama, Astri, dan Citra
    e. Eka, Fithra, Astri, dan Dona
  9. Calon mana yang pasti diterima jika Bona dan Citra terpilih?
    a. Eka dan Gama
    b. Hanya Gama
    c. Hanya Fithra
    d. Fithra dan Gama
    e. Hanya Eka
  10. Bila Dona terpilih, siapakah anggota yang lain?
    a. Gama, Fithra, dan Citra
    b. Gama, Astri, dan Bona
    c. Gama, Astri, dan Citra
    d. Fithra, Astri, dan Citra
    e. Astri, Bona, dan Fithra
  11. i. Astri harus dipilih sebagai satu calon dari IPS
    ii. Astri harus dipilih jika Fithra dipilih sebagai anggota tim
    iii. Astri tidak dapat dipilih jika Dona dan Fithra ditolak
    Manakah pernyataan di atas yang benar?
    a. i, ii, iii
    b. i
    c. ii
    d. iii
    e. i, ii

    Soal 12-16 berdasarkan bacaan berikut!
    Anggi, Beni, Caca, Dedi, Eni, Ferdi, dan Galih mendapat tugas untuk menonton sebuah pementasan drama dan membuat laporan tertulis, untuk tugas mata pelajaran bahasa Indonesia. Mereka mendapat jatah kursi dua baris, yaitu 4 di depan dan 3 di belakang. Berdasarkan kesepakatan mereka membuat peraturan sebagai berikut:
    – Semua wanita duduk di depan
    – Ketua kelompok adalah lelaki
    – Tidak ada yang dibelakang Anggi
    – Caca dan Galih harus berdekatan tetapi tidak boleh bersampingan atau sebaris lurus ke belakang
    – Tidak ada yang di depan Beni
    – Ferdi di belakang ketua dan disebelahnya tidak boleh wanita
    – Di belakang ketua adalah wakil ketua
  12. Siapakah ketua kelompok?
    a. Ferdi
    b. Beni
    c. Galih
    d. Dedi
    e. Caca
  13. Siapakah wakil ketua kelompok?
    a. Ferdi
    b. Beni
    c. Galih
    d. Dedi
    e. Anggi
  14. Manakah pernyataan berikut yang salah?
    a. Beni pasti sebaris dengan Anggi
    b. Ferdi pasti sebaris dengan Caca
    c. Galih pasti sebaris dengan Eni
    d. Beni pasti sebaris dengan Eni
    e. Caca pasti sebaris dengan Beni
  15. Manakah dari pernyataan berikut yang benar?
    a. Beni di baris depan
    b. Eni di Baris depan
    c. Anggi di baris belakang
    d. Dedi di baris depan
    e. Ferdi di baris depan
  16. Ada berapa kemungkinan kah posisi duduk mereka?
    a. 1
    b. 2
    c. 4
    d. 6
    e. 8

    Soal 17-20 berdasarkan bacaan berikut!
    Riset Universitas Nusa Cendana menunjukkan, mangga kelapa pulau Alor kaya vitamin C. Setiap 100 g daging buah mengandung 31,91 mg vitamin C. Artinya, cukup dengan menyantap 200 g alias seperempat buah mangga Alor, maka kebutuhan asupan vitamin C untuk laki laki dan perempuan dewasa sebanyak 60 mg per hari dapat terpenuhi.
    Bila musim berbuah tiba, mangifera indica itu menjadi incaran para wisatawan dan pejabat yang berkunjung ke kabupaten paling timur di Provinsi NTT itu. Rombongan pejabat juga tidak ketinggalan untuk selalu mampir ke tempat tersebut. Rasanya yang manis dan ukuran super besar membuat mangga itu menjadi oleh-oleh khas Alor yang paling digemari.
    Pada Oktober 2008 mangga kelapa asal pulau seribu Moko (julukan pulau Alor) itu resmi ditetapkan sebagai salah satu varietas unggul lokal. Namanya pun berganti, ‘sekarang namanya mangga Alor bukan mangga kelapa lagi,’ kata Ir Johannis Francis, kepala badan ketahanan pangan dan penyuluhan pertanian Kabupaten Alor. Untuk pengembangan, bibit pohon mangga Alor milik Hamid Eta yang menjuarai kontes dipilih menjadi pohon induk. Dari pohon berumur 18 tahun itulah nantinya akan dikembangkan bibit-bibit mangga Alor.
    (Disadur dari berbagai sumber – sub unit TPA)
  17. Pernyataan yang sesuai dengan bacaan 3 adalah …
    a. Mangga kelapa memiliki cita rasa seperti kelapa
    b. Mangga kelapa merupakan persilangan antara mangga dan kelapa
    c. Hamid Eta memiliki bibit kelapa mangga yang lebih unggul
    d. Mangga Alor memiliki keunggulan yang lebih baik dari mangga kelapa
    e. Mangga kelapa ada dimana-mana
  18. Ide pokok paragraf terakhir dari bacaan 3 adalah …
    a. Hak paten pohon mangga kelapa
    b. Keinginan masyarakat luas mengenal mangga kelapa
    c. Perhatian pemerintah terhadap varietas unggulan
    d. Perubahan nama mangga kelapa
    e. Asal-usul mangga kelapa
  19. Pernyataan yang tidak sesuai dengan bacaaan 3 adalah …
    a. Mangga kelapa memiliki rasa seperti mangga pada umumnya
    b. Seperempat buah mangga dapat memenuhi kebutuhan vitamin C perempuan dewasa
    c. Mangga kelapa bukan merupakan buah khas dari Alor
    d. Saat musim berbuah, mangga Alor menjadi incaran wisatawan yang berkunjung ke pulau Alor
    e. Mangga kelapa hanya terdapat di Pulau Alor
  20. Berapa persenkah kandungan vitamin C buah mangga alor per 100 gr?
    a. 100%
    b. 31,91%
    c. 3,191%
    d. 0,3191%
    e. 0,03193%

Leave a Reply